Catatan Selalu Menang Chelsea Dihentikan Tottenham

Tottenham vs Chelsea, Tottenham vs Chelsea 5 Januari 2017, Tottenham vs Chelsea 5 Januari 2017 2-0, dale alli, premier league, liga inggris
Tottenham vs Chelsea

Setelah kurang lebih dalam kurun empat bulan terakhir, Chelsea selalu mengungguli lawan lawannya tanpa kekalahan maupun bermain imbang dalam kompetisi Premier League. Mereka telah memenangkan 13 pertandingan secara berturut turut tanpa jeda setelah sebelumnya ditaklukan oleh Arsenal 3-0.

Namun minggu ini untuk pertama kalinya catatan selalu menang Chelsea akhirnya berhasil dihentikan oleh Tottenham Hotspurs saat bertandang ke White Hart Lane stadium pada putaran ke 20 Liga Inggris tanggal 5 Januari 2017 kemarin. Dalam pertandingan tersebut gawang Chelsea kebobolan sebanyak dua kali tanpa balas dari pasukan Antonio Conte.

Selain menghentikan trend positif Chelsea, Pasukan dari Mauricio Pochettino juga mampu mengurangi jarak poin dengan lawannya, yang saat ini masih berada di puncak klasemen dengan selisih 7 poin saja.

Sebenarnya pasukan yang diracik Conte lebih baik dalam penguasaan bola terutama di babak kedua setelah mereka tertinggal dua angka. Chelsea kebobolan dikarenakan hasil karya Dele Alli menggetarkan gawang mereka . Selain itu Chelsea juga cenderung lebih baik dalam melakukan penyerangan. Namun sepertinya Chelsea saat itu kurang beruntung.

Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama mereka setelah Conte merubah formasi pasukannya menjadi tiga pemain belakang dan tiga pemain depan. Sebelumnya mereka selalu berhasil dalam menekuk lawan lawannya. Akan tetapi Conte juga menjelaskan bahwa kekalahan kali ini tidak begitu menyakitkan dibanding kekalahan saat melawan Arsenal September lalu.

Ia mengungkapkan kepada BBC Sport “Kekalahan kali ini sangat berbeda dibandingkan dengan pertandingan yang kami hadapi saat bulan September lalu. Hari ini memang kami kalah, namun kami menunjukkan bahwa kami bermain dalam sebuah tim. Saat menghadapi Liverpool dan Arsenal, kami bermain tidak seperti tim. Namun malam ini, kami menunjukkan bahwa kami adalah tim, tim yang kuat,”.

Conte mencoba melihat dari sudut pandang lain dan mengungkapkan bahwa kekalahan dari Tottenham merupakan salah satu ujian yang baik untuk melihat seberapa kuat mental yang dimiliki Chelsea dalam menjalani persaingan di Premier League yang begitu kerasnya.

Seperti yang dilansir Mirror, Ia mengatakan “Ini bisa menjadi ujian yang bagus untuk kami. Usai kekalahan, memang selalu sulit untuk mengetahui reaksi anda. Namun kekalahan ini jelas berbeda dari kekalahan lainnya. Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim dan bagi saya itu sangat penting.” Dapatkan aneka berita sepak bola dan prediksi sepak bola lainnya di bfcsoccer.org, satu-satunya website yang memberikan prediksi terakurat!

Pemain Arsenal Yang Cedera Bertambah Lagi

Francis Coquelin bournemouth vs arsenal, Francis Coquelin, bournemouth vs arsenal, Francis Coquelin bournemouth, arsenal, Liga inggris, Premier league, arsene wenger
Francis Coquelin Cedera

Saat ini Arsenal sedang mengalami badai cedera yang menghinggapi para pemainnya. Tercatat hingga kini terdapat enam pemainnya yang harus absen dan tak bisa dimainkan dalam beberapa pekan kedepan. Namun dalam pertandingan terakhir Arsenal nampaknya mereka harus mencatat nama pemain lainnya yang harus menepi dan tak bisa merumput lagi.

Pemain yang dimaksud harus menepi itu adalah Continue reading “Pemain Arsenal Yang Cedera Bertambah Lagi”

Arsenal Berjuang Sekuat Tenaga Tapi Hasilnya Tak Maksimal

sunderland vs liverpool 2 januari 2017 2-2, sunderland vs liverpool 2 januari 2017, sunderland vs liverpool, sunderland, liverpool, premier league, liga inggris
sunderland vs liverpool

Manajer kawakan yang saat ini melatih Liverpool yaitu Jurgen Klopp, saat ini lebih memilih untuk tak memberikan banyak pendapatnya tentang pertandingan perdana di tahun 2017 kali ini. Dalam laga tersebut pasukannya hanya mampu bermain imbang saat menghadapi klub yang berada di zona degradasi pekan ini, yang artinya klub tersebut jarang memenangkan laganya untuk musim ini yaitu Sunderland. Namun ternyata kali ini mereka mampu menngimbangi permainan sekelas Arsenal.

Pertandingan yang dimaksud tersebut adalah pertandingan dalam ajang kompetisi Premer League putaran ke 20 pada tanggal 2 Januari 2017 kemarin dengan hasil seri 2-2. Dan dengan laga yang diselenggarakan di Stadium of Light mereka berhasil mengumpulkan satu poin lagi dan berpotensi tertinggal dengan pemuncak klasmen yang dihuni oleh Chelsea.

Sebenarnya Liverpool lebih dulu unggul terhadap Sunderland dari gol yang disumbangkan Daniel Sturridge di menit ke-19. Namun sayangnya enam menit kemudian, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan berkat mulusnya tendangan penalti dari Jermain Defoe. Pada babak kedua, di menit ke-72 Liverpool mengungguli lagi berkat pemain sayap mereka, Sadio Mane. Namun dua belas menit kemudian, pemain Arsenal melakukan pelanggaran di kotak penalti dan saat Defoe mengeksekusinya, tendangannya menggetarkan gawang Arsenal sehingga laga tersebut berakhir menjadi 2-2.

Klopp sempat sedikit mengutarakan perasaannya. Ia mengatakan, “Saya tidak dapat menjelaskan hal ini karena saya tidak yakin dengan apa yang saya lihat pada pertandingan tadi. Pasukan Arsenal memang berjuang sekuat tenaga, namun saya tak yakin mereka bisa meraih hasil maksimal.  Saya kira kami bisa bermain sepakbola lebih baik, saya tak yakin kami bisa bermain lebih baik hari ini, karena kami sudah bermain dua hari lalu,”.

“Saya tidak yakin apa yang dirasakan para pemain karena harus menjalani jadwal yang begitu ketat. Saya tak memiliki jawaban, dua pertandingan sangat sulit tapi kami mungkin melakukan pekerjaan ini dengan baik. Tapi saya tidak yakin dengan apa yang dirasakan pemain,” Lanjutnya.

Namun David Moyes selaku pelatih lawannya menanggapi keluhan yang dituangkan oleh rivalnya setelah timnya bermain imbang dengan skor 2-2 tersebut. Moyes merasa timnya juga layak untuk mendapatkan poin dalam laga tersebut karena mereka telah bermain dengan penuh semangat terutama setelah mendapatkan dukungan dari para supportenya. Ia juga sempat menyebutkan bahwa Klopp harus belajar saat sesuatunya tak berjalan sesuai harapannya.

“Lihat, Klopp menentang keputusan itu. Setidaknya dia tidak merasakan bagaimana rasanya berada di posisi bawah! Saya bisa saja menentang keputusan tersebut dan meminta handball yang lainnya (terkait Emre Can yang menyebabkan tendangan bebas dan akhirnya tendangan bebas tersebut mengenai tangan Mane).” Sindir Moyes melalui ESPN. Untuk kamu para pencinta sepak bola yang ingin coba untuk tebak skor, bisa coba sbobet, kalau tebakanmu tepat kamu akan dapat banya keuntungan!

Walau Khawatir Ibrahimovic Cedera, Mourinho Takkan Tambah Striker Musim Ini

Zlatan Ibrahimovic dan Jose Mourinho, Zlatan Ibrahimovic, Jose Mourinho, manchester united, liga inggris, premier legaue
Ibrahimovic dan Mourinho

Pelatih Manchester United yaitu Jose Mourinho sempat mengungkapkan bahwa keberadaan striker andalannya yaitu Zlatan Ibrahimovic merupakankan hal sangat penting bagi timnya. Karena itulah Ia tidak ingin aset berharganya mendapatkan cedera hingga tidak bisa dimainkan dalam waktu lama.

Walaupun penyerang andalannya sudah memasuki usia 35 tahunm namun Continue reading “Walau Khawatir Ibrahimovic Cedera, Mourinho Takkan Tambah Striker Musim Ini”

Jarang Dimainkan, Penyerang Chelsea Ini Tak Ingin Dipinjamkan Conte Ke Klub Lain

michy batshuayi, antonio conte, chelsea, premier League, Liga Inggris
Batshuayi And Conte

Michy Batshuayi merupakan salah satu penyerang dari Chelsea yang  saat ini jarang dimainkan oleh pelatihnya yaitu Antonio Conte. Pemain kelahiran Belgia itu memiliki jam terbang yang tak banyak seperti rekan setimnya apalagi dijadikan starting tim. Ia sempat diprediksi akan merumput dalam pertandingan Boxing Day melawan Bournemouth karena striker favorit Chlesea yaitu Diego Costa, tidak bisa berlaga karena hukuman FIFA.

Namun yang terjadi dilapangan adalah sang pelatih tetap memutuskan untuk menepikan pemain yang baru bergabung musim ini dan ditebus oleh mereka dengan harga 33 juta poundsterling dari salah satu klub Liga Prancis yaitu Marseille.

Memang pada akhirnya Chelsea tetap mengumpulkan poin penuh yang disumbangkan oleh dua striker mereka lainnya yaitu Eden Hazard dan Pedro Rodriguez. Pedro malah menggetarkan gawang lawan sebanyak dua kali dalam pertandingan tersebut. Dan dengan demikian mereka menembahkan deretan kemenganan secara beruntun di liga Inggris.

Walaupun tidak dimainkan Batshuayi ternyata sempat mengungkapkan rasa terima kasih kepada para suporternya untuk dukungan kepada timnya gterutama pada dirinya mengingat banyak yang mengharapkan Ia turun dalam laga tersebut.

Jika dilihat secara penampilan pemain keturunan Belgia itu memang tak pernah merumput sebagai pemain awal sejak ia bergabung ke The Blues di awal kompetisi, namun bukan berarti juga Ia tidak pernah berlaga sama sekali. Sangat jarang memang Ia turun kelapangan dan menurut data Ia sudah bertarung 11 kali bersama Chelsea, walaupun Ia bermain hanya sebagai pengganti jika ditotalkan jam mainnya,  Ia hanya turun selama 77 menit saja dan sempat membuat sebuah gol.

Pemain berusia 23 tahun tersebut mengetahui bahwa karirnya tak sebaik di klub lamanya dalam menciptakan gol karena jarang dimainkan namun ia tetap mengucapkan rasa terima kasihnya kepada suporter Chlesea melalui Twitter-nya yang mengatakan: “Terima kasih untuk semua dukungan tanpa henti dan juga pesan dari anda semua.

Hal ini membuat beberapa isu muncul kepermukaan  seperti Ia akan pergi dari Chelsea dengan segera dan ada juga yang mengatakan bahwa Ia akan dipinjamkan ke klub lain pada bursa Januari nanti untuk mendapatkan jam lebih banyak.

Namun saat ditanya oleh Goal International Conte menjelaskan : “Tidak, dia adalah pemain baru dan meminjamkannya sekarang berarti kekalahan untuk klub dan juga saya. Saya kira Michy Batshuayi merupakan pemain yang amat bagus, namun dia masih muda dan dia coba beradaptasi di liga ini, inilah sepakbola. Saya coba membuat keputusan terbaik untuk tim, namun saya yakin Michy bisa menunjukkan talentanya di masa depan” bebernya.

Mkhitaryan Kemabli Menjadi Pemain Terbaik FFA

Henrikh Mkhitaryan, Armenia Footballer of the Year award, FFA 201, Manchester United, premier league, Armenia football player, jose mourinho
Henrikh Mkhitaryan Armenia Footballer of the Year award

Gelandang penyerang milik Manchester United asal Armenia yaitu Henrikh Mkhitaryan, belum lama ini telah menelurkan sebuah prestasi lag namun bukan di Liga Inggris melainkan di negaranya. Ia telah berhasil memenangkan kompetisi sebagai pemain terbaik Armenia pada tahun 2016 ini.

Peman yang sebelumnya membela Borussia Dortmund hingga musim lalu mendap[atkan gelar tersebut dengan kemenangan mutlak. Tercatat dari 250 poin yang bisa Ia dapatkan, Ia telah merebut 245 poin sehingga sudah dapat dipastikan pesaingnya tak bisa mengalahkannya. Dan yang mengisi juara dua kompetsisi itu adalah Gevorg Ghazaryan dari Maritimo yang bermain di Liga Portugis dan perigkat ketiga jatuh kepada oleh Marcos Pizelli dari klub Al-Fujeira yang bermain di liga Arab.

Dengan kemenangannya ini memastikan dominasi Mkhitaryan sebagai pemain terbaik senegaranya. Ternyata dengan ini, Ia telah memenangkan enam kali secara beruntun untuk gelar pemain terbaik Armenia tepatnya pada tahun 2011 dan 2012 saat membela Shakhtar Donetsk, dan juga pada tahun 2013, 2014, 2015 saat Ia membela. Kini ia mendapatkan gelar tersebut pada tahun 2016 saat membela MU. Sebenarnya Ia sudah mendapatkan tujuh gelar dengan tambahan satu gelar pada tahun 2009 saat masih bermain di Pyunik Yerevan

Ia pun sempat mengutarakan perasaannya seperti yang dikutip dari halaman resmi klub “Saya bangga bisa enam tahun beruntun mendapatkan gelar ini,”.

Ia juga menuliskan dihalaman facebooknya yaitu “Saya merasa terhormat memenangkan ketujuh kalinya Pemain Terbaik Armenia Tahun ini! Terima kasih untuk FA Armenia, klub saya, para fans, perwakilan dari media yang mempercayakan saya,”

Ia melanjutkan “Saya memberikan seluruh hidup saya untuk sepakbola dan meraih pencapaian besar, tapi saya merasa masih bisa mengukir sejarah bersama klub saya Manchester United dan Armenia, negara yang sangat saya cintai dan selalu ada di pikiran saya,”.

Sang pemain memang sempat kesulitan menunjukan giginya saat Ia pindah ke klub barunya. Namun akhirnya, ia menjadi penentu kemenangan saat klubnya melawan Zorya dan Tottenham beberapa pekan yang lalu.

Kini Ia harus menepi tak bisa membela klubnya lagi karena mengalami cedera engkel dan diharapkan Ia sudah dapat kembali bermain saat timnya menghadapi Sunderland tanggal 26 Desember 2016.

Performa Chelsea Menurun Namun Tak Masalah Tanpa Costa Dan Kante

diego costa, ngolo kante, chelsea
Costa Dan Kante, Chelsea

Mantan penjaga gawang yang pernah membela West Ham United selama 7 musim yaitu Shaka Hislop, menungkapkan bahwa dalam beberapa pertandingan terakhir, Chelsea sepertinya tidak bermain secara maksimal dan performanya cendurung menurun walaupun kemungkinan mereka tidak akan bermain lebih parah lagi dari penampilannya saat ini.

Memang kini Chelsea telah memimpin enam poin dengan pesaing terdekatnya yang diisi oleh Liverpool. Hal ini dikarenakan mereka melakukan menjalani 11 pertandingan terakhir dengan kemenangan secara beruntun dan hal itu saja sudah membuat mereka mengantongi 33 poin.

Walau selalu menang, namun yang dimaksud oleh Hislop tentang permainan mereka yang tidak maksimal adalah di tiga pertandingan terakhir di Premier League, mereka selalu menang dengan skor tpis 1-0. Padahal lawannya saat itu adalah West Bromwich Albion, Sunderland, dan Crystal Palace. Mereka dikalahkan Chelsea dengan skor  sama meski mereka tetap mengantongi tiga poin.

Hislop pun sempat mengungkapkan pendapatnya bahwa The Blues akan sulit dikejar oleh para pesaingnya karena Ia tak bisa melihat tim asuhan Antonio Conte bermain lebih buruk dari beberapa minggu terkhir.

Ia membeberkan kepada ESPN “Bagaimanapun kita bicara mengenai Chelsea akan mengalami periode buruk dan tim lain mengejar mereka, saya kira Chelsea tidak akan bisa bermain lebih buruk dari yang kita lihat di beberapa pertandingan belakangan, Meskipun begitu, mereka masih mampu meraih enam angka lewat Diego Costa, dan saya kira itu adalah kekhawatiran terbesar – saya kira Chelsea tidak akan bisa menjadi lebih buruk dari ini.”

Namun opini yang lebih menarik adalah pendapat dari mantan pemain Liverpool yaitu Jamie Carragher. Ia sangat yakin bahwa pelanggaran yang dibuat oleh Diego Costa dan N’Golo Kante dan membuat mereka mengoleksi kartu kuning terutama saat bertanding melawan Crystal Palace serta tak bisa membuat mereka tak bisa bertanding adalah dengan unsur kesengajaan.

Memang sebelumnya Costa dan Kante mendapat kartu kuning terakhir dari wasit saat bertandang di Selhurst Park. Dan dengan kartu tersebut berarti mereka telah mengoleksi lima kartu kuning pada musim ini. Sehingga kedua pemain tidak bisa dimainkan untuk melawan Bournemouth pada pekan depan.

Carragher mengakui bahwa dirinya tidak akan terkejut jika Costa dan Kante sengaja melakukan pelanggaran itu untuk mendapatkan hukuman padahal mereka akan bertandang menuju markas hotspurs pada laga pertama mereka di tahun baru.

Ia mengungkapkan kepada Sky Sports “Saya kira Chelsea akan baik-baik saja tanpa Costa dan Kante namun saya tidak akan terkejut jika mereka memang sengaja mendapat kartu di pertandingan tersebut. Saya tahu ini kontroversial, namun ini sudah pernah dilakukan sebelumnya.”