Mkhitaryan Kemabli Menjadi Pemain Terbaik FFA

Henrikh Mkhitaryan, Armenia Footballer of the Year award, FFA 201, Manchester United, premier league, Armenia football player, jose mourinho
Henrikh Mkhitaryan Armenia Footballer of the Year award

Gelandang penyerang milik Manchester United asal Armenia yaitu Henrikh Mkhitaryan, belum lama ini telah menelurkan sebuah prestasi lag namun bukan di Liga Inggris melainkan di negaranya. Ia telah berhasil memenangkan kompetisi sebagai pemain terbaik Armenia pada tahun 2016 ini.

Peman yang sebelumnya membela Borussia Dortmund hingga musim lalu mendap[atkan gelar tersebut dengan kemenangan mutlak. Tercatat dari 250 poin yang bisa Ia dapatkan, Ia telah merebut 245 poin sehingga sudah dapat dipastikan pesaingnya tak bisa mengalahkannya. Dan yang mengisi juara dua kompetsisi itu adalah Gevorg Ghazaryan dari Maritimo yang bermain di Liga Portugis dan perigkat ketiga jatuh kepada oleh Marcos Pizelli dari klub Al-Fujeira yang bermain di liga Arab.

Dengan kemenangannya ini memastikan dominasi Mkhitaryan sebagai pemain terbaik senegaranya. Ternyata dengan ini, Ia telah memenangkan enam kali secara beruntun untuk gelar pemain terbaik Armenia tepatnya pada tahun 2011 dan 2012 saat membela Shakhtar Donetsk, dan juga pada tahun 2013, 2014, 2015 saat Ia membela. Kini ia mendapatkan gelar tersebut pada tahun 2016 saat membela MU. Sebenarnya Ia sudah mendapatkan tujuh gelar dengan tambahan satu gelar pada tahun 2009 saat masih bermain di Pyunik Yerevan

Ia pun sempat mengutarakan perasaannya seperti yang dikutip dari halaman resmi klub “Saya bangga bisa enam tahun beruntun mendapatkan gelar ini,”.

Ia juga menuliskan dihalaman facebooknya yaitu “Saya merasa terhormat memenangkan ketujuh kalinya Pemain Terbaik Armenia Tahun ini! Terima kasih untuk FA Armenia, klub saya, para fans, perwakilan dari media yang mempercayakan saya,”

Ia melanjutkan “Saya memberikan seluruh hidup saya untuk sepakbola dan meraih pencapaian besar, tapi saya merasa masih bisa mengukir sejarah bersama klub saya Manchester United dan Armenia, negara yang sangat saya cintai dan selalu ada di pikiran saya,”.

Sang pemain memang sempat kesulitan menunjukan giginya saat Ia pindah ke klub barunya. Namun akhirnya, ia menjadi penentu kemenangan saat klubnya melawan Zorya dan Tottenham beberapa pekan yang lalu.

Kini Ia harus menepi tak bisa membela klubnya lagi karena mengalami cedera engkel dan diharapkan Ia sudah dapat kembali bermain saat timnya menghadapi Sunderland tanggal 26 Desember 2016.

Performa Chelsea Menurun Namun Tak Masalah Tanpa Costa Dan Kante

diego costa, ngolo kante, chelsea
Costa Dan Kante, Chelsea

Mantan penjaga gawang yang pernah membela West Ham United selama 7 musim yaitu Shaka Hislop, menungkapkan bahwa dalam beberapa pertandingan terakhir, Chelsea sepertinya tidak bermain secara maksimal dan performanya cendurung menurun walaupun kemungkinan mereka tidak akan bermain lebih parah lagi dari penampilannya saat ini.

Memang kini Chelsea telah memimpin enam poin dengan pesaing terdekatnya yang diisi oleh Liverpool. Hal ini dikarenakan mereka melakukan menjalani 11 pertandingan terakhir dengan kemenangan secara beruntun dan hal itu saja sudah membuat mereka mengantongi 33 poin.

Walau selalu menang, namun yang dimaksud oleh Hislop tentang permainan mereka yang tidak maksimal adalah di tiga pertandingan terakhir di Premier League, mereka selalu menang dengan skor tpis 1-0. Padahal lawannya saat itu adalah West Bromwich Albion, Sunderland, dan Crystal Palace. Mereka dikalahkan Chelsea dengan skorĀ  sama meski mereka tetap mengantongi tiga poin.

Hislop pun sempat mengungkapkan pendapatnya bahwa The Blues akan sulit dikejar oleh para pesaingnya karena Ia tak bisa melihat tim asuhan Antonio Conte bermain lebih buruk dari beberapa minggu terkhir.

Ia membeberkan kepada ESPN “Bagaimanapun kita bicara mengenai Chelsea akan mengalami periode buruk dan tim lain mengejar mereka, saya kira Chelsea tidak akan bisa bermain lebih buruk dari yang kita lihat di beberapa pertandingan belakangan, Meskipun begitu, mereka masih mampu meraih enam angka lewat Diego Costa, dan saya kira itu adalah kekhawatiran terbesar – saya kira Chelsea tidak akan bisa menjadi lebih buruk dari ini.”

Namun opini yang lebih menarik adalah pendapat dari mantan pemain Liverpool yaitu Jamie Carragher. Ia sangat yakin bahwa pelanggaran yang dibuat oleh Diego Costa dan N’Golo Kante dan membuat mereka mengoleksi kartu kuning terutama saat bertanding melawan Crystal Palace serta tak bisa membuat mereka tak bisa bertanding adalah dengan unsur kesengajaan.

Memang sebelumnya Costa dan Kante mendapat kartu kuning terakhir dari wasit saat bertandang di Selhurst Park. Dan dengan kartu tersebut berarti mereka telah mengoleksi lima kartu kuning pada musim ini. Sehingga kedua pemain tidak bisa dimainkan untuk melawan Bournemouth pada pekan depan.

Carragher mengakui bahwa dirinya tidak akan terkejut jika Costa dan Kante sengaja melakukan pelanggaran itu untuk mendapatkan hukuman padahal mereka akan bertandang menuju markas hotspurs pada laga pertama mereka di tahun baru.

Ia mengungkapkan kepada Sky Sports “Saya kira Chelsea akan baik-baik saja tanpa Costa dan Kante namun saya tidak akan terkejut jika mereka memang sengaja mendapat kartu di pertandingan tersebut. Saya tahu ini kontroversial, namun ini sudah pernah dilakukan sebelumnya.”